TANAH LONGSOR DI AREAL PERTANIAN

TANAH LONGSOR DI AREAL PERTANIAN

Selasa jam 15.00 WIB hujan deras, terjadi tanah longsor yang mengakibatkan kerusakan rumah warga dan tertutupnya akses jalan raya. Data rumah terdampak :

 

NO

NAMA

ALAMAT

JENIS KERUSAKAN

PERKIRAAN KERUGIAN

KETERANGAN

1.

Diono

03/04

rumah

15 jt

Tidak mengungsi

2.

Pujoanto

03/06

rumah

2 jt

Tidak mengungsi

3.

Narso

03/06

rumah

2 jt

Tidak mengungsi

4.

Samsuri

04/06

rumah

50 jt

Mengungsi

5.

 Kistam

04/06

rumah

10 jt

Mengungsi

 

.Jalan raya terdampak:

  1. Jalan raya penghubung antera Grumbul Buaran Desa Baseh dengan Grumbul Semaya Desa Sunyalangu Kec. Karang Lewas, Grumbul Semaya sempat terisolir dari sore hingga pagi hari karena jalan raya tersebut satu satunya akses jalan dan tertutup oleh longsoran tanah dan bebatuan.
  2. Jalan raya penghubung grumbul Buaran Desa Baseh dengan Grumbul Windusari Desa Kalisalak Kec. Kedungbanteng. Jalan tersebut sempat tidak bias dilalui karena tertutup total oleh timbunan tanah dan pepohonan.

Dari kejadian tersebut menjadikan perhatian khusus hingga Bapak Bupati Banyumas hadir meninjau lokasi tersebut didampingi oleh BPBD, DPU, Camat Kedungbanteng beserta Muspika serta dari media.

 

Beserta rombongan hadir juga Sekda Kabupaten Banyumas dan terjun langsung ke lokasi tanah longsor, bangunan rumah yang rusak hingga blusukan ke kebun-kebun yang tanahnya mengalami kerusakan ( retak-retak) yang bisa berdampak longsor dan merusak akses jalan apabila terjadi hujan lebat kembali. Longsornya tanah tersebut akan berakibat menimbun akses jalan penghubung satu-satunya Grumbul Semaya Desa Sunyalangu dengan Desa Baseh, tentu grumbul tersebut akan mengalami hal serupa dari keadaan sebelumnya, yaitu terisolir.

 

Tak kalah pentingnya namun lepas dari pandangan media dan hampir tidak menjadi perhatian public, adalah pergerakan atau pergeseran tanah di areal pertanian di wilayah Grumbul Pondoklakah Desa Baseh. Pergeseran tanah (tanah longsor) terjadi sejak 27 November 2018. Secara perlahan tanah tersebut terus bergerak, areal pertanian porak poranda, tanaman dikebun-kebun sudah mulai tumbang dan bergerak serta adapula yang miring, batu-batu besar sudah bergeser jauh dari tempatnya.

 

Pada hari Kamis 6 Desember pukul 09.00 WIB penulis beserta Bhabinkamtibmas Polsek Kedungbanteng, Koramil Kedungbanteng, anggota BPD Desa Baseh dan sejumlah warga Desa Baseh melakukan survey ke lokasi pergerakan tanah tersebut. Beberapa dokumen foto dan video saya buat untuk dokumen dan laporan, selang dua hari yaitu hari Sabtu 8 Desember penulis datang lagi ke lokasi beserta personil dari BPBD Kab. Banyumas, dan alangkah terkejutnya saya melihat perubahan signifikan pada lokasi tersebut.

tanah longsor di Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas

survey lokasi hari Kamis 6 Desember 2018

 Tanah longsor di areal pertanian dan perkebunan

Survey lokasi hari Sabtu 8 Desember 2018. (bedakan kedua foto tersebut dalam waktu 2 dua hari)

 

Batu-batu besar dan pohon-pohon sudah berubah jauh, semakin bergerak dan semakin miring dan banyak pula yang sudah tumbang.

Dampak dari tanah longsor tersebut al:

  1. Pipa saluran air bersih dari 6 paguyuban air bersih mengalami kerusakan akibat tanah terus bergerak.
  2. Pipa saluran penghubung irigasi rusak berat bersamaan dengan rusaknya saluran irigasi Metenggang yang berakibat air tidak bias mengalir total dan apabila tidak segera tertangani maka areal sawah sekitar 60 ha akan kesulitan air.
  3. Rusaknya areal pertanian warga dan tidak bisa ditanami padi lagi sekitar 1 ha
  4. Rusaknya areal perkebunan yang tanamannya sudak porak poranda karena tanahnya sudah anjlog dan seperti dicabik cabik.

 

Dampak terbesar dari kemungkinan apabila tanah tersebut masih bergerak karena air hujan dan irigasi maka akan terjadinya luncuran tanah besar dari bukit dan sawah mengarah ke sungai Logawa dan terbendungnya sungai tersebut, maka akan bias kita bayangkan akan terjadi banjir bandang yang sangat besar terjadi dan akan menerjang daerah dibawahnya, antara lain Desa Babakan dan Desa Karanglewas Kec, Karang Lewas serta wilayah lainnya yang dilalui sungai besar Logawa.

retakan tanah yang bisa mengakibatkan tanah longsor

Foto satelit retakan tanah di Grumbul Buaran Desa Baseh

retakan tanah, tanah longsor

Foto satelit, retakan tanah di Grumbul Pondoklakah Desa Baseh

grumbul semaya desa sunyalangu

 

Hal ini tentu harus kita antisipasi jauh-jauh sebelumnya agar bencana besar tersebut tidak terjadi dan apabila terjadi pun tidak akan memakan korban jiwa. Tentu masyarakat berharap perhatian dari dinas terkait untuk segera mengambil sikap dan memperhatikan gejala alam ini agar kerugian harta benda maupun jiwa bisa diminimalir.

perkiraan daerah terdampak

 Perkiraan daerah terdampak apabila terjadi hujan lebat dan tanah menjadi longsor sehingga menutup sungai Logawa.

Demikian catatan singkat saya, dengan harapan tentu perkiraan saya salah akan adanya longsoran besar tersebut, namun apabila perkiraan saya ini benar maka bencana yang akan terjadi akan lebih besar dari apa yang saya tulis ini.

 

Penulis: Sukirno, anggota Tim Siaga Bencana Desa Baseh

 Kec. Kedungbanteng Kab. Banyumas 

 

 

 

Related Posts

Komentar