Sistem Informasi Desa Baseh

Gambar Artikel

Pengembangan Ketahanan Pangan di Desa

Geliat Pembangunan Peternakan Ayam Petelur sebagai Perwujudan Ketahanan Pangan Pendahuluan Pangan adalah kebutuhan pokok manusia yang tidak bisa ditunda. Salah satu cara mewujudkan ketahanan pangan adalah dengan mencukupi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat. Telur ayam menjadi salah satu sumber protein yang murah, mudah didapat, dan digemari semua kalangan. Oleh karena itu, geliat pembangunan peternakan ayam petelur di berbagai daerah, termasuk di Banyumas, menjadi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan bangsa.Isi  Meningkatkan Produksi Telur Lokal Pembangunan kandang-kandang ayam petelur modern, baik skala rumahan maupun industri, membuat produksi telur tidak lagi bergantung dari luar daerah. Dulu Banyumas masih sering “impor” telur dari Blitar atau Solo.

Sekarang banyak desa sudah swasembada telur. Peternak di Karanglewas, Sumbang, dan Ajibarang mampu memproduksi ribuan butir per hari. Ini membuat harga telur lebih stabil dan terjangkau.  Membuka Lapangan KerjaGeliat peternakan ayam petelur juga membuka banyak lapangan kerja baru. Mulai dari pekerja kandang, sopir pengangkut pakan, pedagang telur di pasar, sampai UMKM yang mengolah telur jadi brem, roti, atau martabak. Artinya, ketahanan pangan berjalan seiring dengan ketahanan ekonomi keluarga.  Teknologi Membuat Ternak Lebih MajuPeternak sekarang sudah tidak lagi tradisional.

Kandang dibuat model baterai atau panggung agar bersih dan sehat. Pakan menggunakan konsentrat yang gizinya terukur. Pencahayaan kandang diatur pakai timer agar ayam rajin bertelur. Bahkan kotoran ayam diolah jadi pupuk kompos untuk petani. Semua ini membuat hasil telur lebih banyak, kualitas lebih bagus, dan ramah lingkungan.  Menjaga Gizi MasyarakatSatu butir telur mengandung protein, vitamin D, dan zat besi yang sangat penting untuk anak-anak. Dengan telur yang mudah didapat, angka stunting bisa ditekan. Program “Sehari Satu Telur” yang digalakkan Posyandu jadi lebih mudah terlaksana karena peternakan ayam petelur ada di sekitar kita.

Desa Baseh dengan jumlah penduduk sekitar 4.487 jiwa melalui BUMDes Unggul Raharja saat ini sedang merintis usaha peternakan ayam petelor dengan kapasitas 1.200 ekor. Dengan target minimal 90 % produksi telor diharapkan akan semakin manambah pendapatan asli desa.

Penutup

Pembangunan peternakan ayam petelur bukan sekadar urusan bisnis, tetapi wujud nyata gotong royong menjaga perut rakyat. Ketika desa mampu memproduksi telurnya sendiri, maka desa itu sudah ikut menjaga ketahanan pangan nasional. Maka mari kita dukung para peternak, beli telur lokal, dan ikut belajar beternak dari hal kecil. Karena dari sebutir telur, masa depan bangsa yang kuat bisa dimulai.“Habis ada kandang, terbitlah telur. Habis ada telur, terbitlah gizi. Habis ada gizi, terbitlah generasi kuat.”


Tulis Komentar