Desa Baseh sudah sangat terkenal dengan desa pertanian karena arela pertanian yang membentang luas dan ¾ dari luas desa adalah areal pertanian dan perkebunan. Pertanian menjadi tulang punggung perekonomian dan sumber pangan utama masyarakat Desa Baseh Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Namun produktivitas pertanian sangat tergantung pada ketersediaan air. Pembangunan irigasi menjadi solusi penting agar pertanian tidak hanya bergantung pada musim hujan. Dengan irigasi, petani bisa bertanam sepanjang tahun dan hasil panen bisa meningkat 2-3 kali lipat. Hal ini sangat mendukung program pemerintah dalam mencapai ketahanan dan swasembada pangan.
1 Tujuan Pembangunan Irigasi Telaga Kusuma
Irigasi adalah usaha untuk menyediakan, mengatur, dan menyalurkan air ke lahan pertanian.
- Tujuan utama pembangunan irigasi adalah:
- Menjamin ketersediaan air untuk tanaman.
- Meningkatkan indeks pertanaman dari 1x menjadi 2-3x setahun.
- Meningkatkan produktivitas dan mutu hasil pertanian.
- Menstabilkan produksi pangan nasional
2 Peran Pembangunan Irigasi bagi Pertanian
- Meningkatkan Produksi Padi dan Palawija
- Dengan air yang cukup, tanaman tumbuh optimal dan tidak gagal panen saat kemarau.
- Meningkatkan Pendapatan Petani
- Panen lebih sering = pendapatan petani lebih tinggi.
- Mendukung Ketahanan Pangan
- Produksi dalam negeri meningkat sehingga mengurangi ketergantungan impor beras.
- Membuka Lapangan Kerja
- Pembangunan irigasi menyerap tenaga kerja untuk konstruksi dan pemeliharaan.
3 Jenis-Jenis Sistem Irigasi yang ada di Desa Baseh
- Irigasi Teknis: Saluran, bangunan, dan pintunya diatur pemerintah.
- Irigasi Semi Teknis: Bangunan permanen hanya di bagian utama.
Kesimpulan
Pembangunan irigasi Telaga sangat penting untuk menunjang pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan. Irigasi tidak hanya menyediakan air, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian desa. Keberhasilan pembangunan irigasi butuh kerja sama antara pemerintah, petani, dan masyarakat.
Saran
Pemerintah harus menambah anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi irigasi. Masyarakat dan petani wajib menjaga kelestarian sumber air dan saluran irigasi. Perlu penerapan teknologi irigasi hemat air untuk menghadapi perubahan iklim.
DAFTAR PUSTAKA
Kementerian PUPR. 2025. Buku Pedoman Irigasi. Jakarta: PUPR.FAO. 2024. Irrigation and Food Security.BPS. 2024. Statistik Pertanian Indonesia.