Berita 23 Oct 2026 2 Dilihat

PELATIHAN PEMBUATAN JAMUR TIRAM

Website Resmi Desa Baseh

Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

Hari Jum'at tanggal 23 Oktober 2026 tempat Pendopo Desa Baseh Mulai jam 08.30 - 16.00 WIB

Penyelenggara Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Purwokerto dan Unsoed Purwokerto dalam program Kosabangsa. Peserta Anggota Kelompok Tani Sri Rejeki, Karang Taruna Taruna Karya 9 Desa Baseh serta PKK Desa Baseh


"Dari Limbah Serbuk Gergaji Jadi Cuan"

Target: Pemula, modal kecil, lahan sempit

Panen Pertama: 30-40 hari setelah tanam

Panen: Bisa 5-7 kali per baglogI.

I. KENAPA JAMUR TIRAM?

  1. Modal kecil, tidak perlu sawah luas, cukup teras / dapur kosong / kumbung bambu 3x4 meter.
  2. Pasar selalu ada. Restoran, warung, ibu-ibu PKK, pasar pagi selalu cari.
  3. Harga jual di Banyumas Rp 18.000 - Rp 25.000 / kg.
  4. Bahan baku melimpah dan murah: serbuk gergaji kayu sengon / albasia (jangan jati / mahoni, getahnya beracun untuk jamur).Perawatan gampang, tidak perlu pupuk kimia, tidak perlu disiram tiap jam.

II. ALAT & BAHAN - UNTUK 100 BAGLOG

Bahan Baglog (Media Tanam):

  1. Serbuk Gergaji Sengon: 100 kg (karung)
  2. Bekatul / Dedak Halus: 15 kg
  3. Kapur Dolomit / Kapur Pertanian: 3 kg
  4. Gips / Tepung Jagung: 1 kg (opsional, untuk mengeraskan)
  5. Air bersih: secukupnya (jangan air PAM berkaporit langsung)

Alat:

  1. Plastik PP ukuran 18x35 cm, tebal 0,04 (plastik khusus tahan panas)
  2. Karet gelang, Kapas, Cincin paralon / bamboo
  3. Drum / Dandang besar untuk sterilisasi (kukus)
  4. Alat pengaduk, sekop, ember

Bibit:

  • Bibit F2 / F3 Jamur Tiram Putih. Beli dari produsen terpercaya. Harga Rp 6.000 - Rp 8.000 / botol (1 botol untuk 15-20 baglog)

III. CARA MEMBUAT BAGLOG (PRAKTEK INTI)

Ini langkah paling penting. Gagal di sini, gagal semua.

Langkah 1:

  1. Fermentasi / Komposting (1 Hari) Campur serbuk gergaji + bekatul + kapur. Aduk rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diremas.
  2. Tes air: Kepal adonan. Jika air menetes 1-2 tetes, itu PAS. Jika mengucur, terlalu basah. Jika tidak menetes sama sekali, terlalu kering.
  3. Tutup dengan terpal, diamkan 24 jam.

Langkah 2: Pengisian Plastik (Packing)

  1. Masukkan adonan ke plastik PP. Padatkan dengan botol / kayu. Berat ideal 1,2 - 1,4 kg per baglog.
  2. Sisakan 1/3 bagian atas untuk leher. Pasang cincin, tutup dengan kapas, ikat karet.

Langkah 3: Sterilisasi / Kukus (8-10 Jam)

Ini WAJIB. Tujuannya membunuh jamur liar, bakteri, dan telur serangga.

Susun baglog di dalam drum. Kukus dengan api sedang sampai uap keluar stabil, hitung 8 jam. Jangan dibuka-buka.

Dinginkan 24 jam sampai benar-benar dingin. Baglog panas yang diberi bibit = bibit mati.

Langkah 4: Inokulasi / Pemberian Bibit (Harus Steril)

Cuci tangan pakai alkohol / hand sanitizer. Bekerja di ruangan tertutup, tanpa angin.

Buka kapas, taburkan bibit jamur 1 sendok makan di atas permukaan baglog. Tutup lagi dengan kapas + koran.

Catat tanggal tanam.

Langkah 5: Inkubasi / Pengeraman (25-30 Hari)

Simpan baglog di rak kumbung, suhu 22-28°C, gelap, lembab, jangan disiram.

Miselium (benang putih) akan menjalar dari atas ke bawah. Jika setelah 30 hari sudah FULL PUTIH semua, berarti siap dibuka.

CIRI GAGAL: Ada bercak hijau / hitam / orange, bau busuk. Langsung buang jauh-jauh, jangan dibuka di dalam kumbung karena menular.

IV. KUMBUNG & PERAWATAN HARIAN

Kumbung tidak harus mewah.

Syaratnya:

  1. Tidak kena matahari langsung
  2. Sirkulasi udara ada, tapi tidak kena angin kencang
  3. Suhu 22-28°C, Kelembaban 80-90%
  4. Lantai tanah / disiram air agar lembab

Cara Membuahkan:

  • Buka kapas & cincin saat miselium sudah full putih.
  • Siram lantai dan dinding kumbung 2x sehari (pagi & sore) pakai sprayer kabut.
  • Jangan siram langsung ke mulut baglog yang belum tumbuh.
  • Setelah 7-10 hari, pinhead (bakal jamur kecil) akan muncul.
  • Setelah pinhead muncul, baru boleh disiram kabut halus 3x sehari.

Panen:

Panen saat tudung jamur masih agak melengkung ke bawah, belum mekar penuh dan belum mengeluarkan spora putih. Jika sudah mekar lebar dan kering, kualitas turun.

Cara panen: Cabut se-rumpun sampai pangkalnya, jangan dipotong setengah, karena sisa batang akan busuk.

Setelah panen, bersihkan mulut baglog, istirahatkan 7-10 hari, tutup lagi pakai koran. Nanti akan tumbuh lagi (panen ke-2, ke-3, dst).

V. HAMA & PENYAKIT

MASALAH

PENYEBAB

SOLUSI

Baglog hijau

Jamur Trichoderma, sterilisasi kurang

Buang, sterilisasi lebih lama

Jamur kecil, kering

Kumbung terlalu panas / kering

Siram lantai, pasang paranet

Banyak lalat kecil

Bau busuk, baglog gagal

Buang baglog busuk, pasang perangkap lem kuning

Tidak tumbuh

Bibit jelek / suhu terlalu panas

Beli bibit baru dari sumber terpercayaVI. ANALISA USAHA - 100 BAGLOG

 

VI. ANALISA USAHA - 100 BAGLOG

Modal Awal (Sekali):

  • Rak bambu / kumbung sederhana: Rp 500.000
  • Drum bekas: Rp 300.000

Biaya Produksi 100 Baglog:

  • Serbuk + Bekatul + Kapur: Rp 350.000
  • Plastik + dll: Rp 100.000
  • Bibit 6 botol: Rp 48.000
  • Gas / Kayu bakar: Rp 150.000
  • Total: ± Rp 648.000*

Hasil:

1 baglog menghasilkan total 0,6 - 0,8 kg selama 3-4 bulan.

100 baglog = 60 - 80 kg.

Jika harga jual Rp 20.000/kg = Rp 1.200.000 - Rp 1.600.000

Keuntungan bersih: Rp 550.000 - Rp 950.000 per 100 baglog per periode.

Jika sudah bisa bikin baglog sendiri, untungnya 2x lipat dibanding beli baglog jadi (harga baglog jadi Rp 3.500 - Rp 5.000).

Tips Jualan:Jangan jual mentah saja. Olah jadi: Keripik Jamur, Jamur Crispy, Nugget Jamur, Sate Jamur. Harga jual naik 3x lipat.Titipkan ke warung sayur, tukang sayur keliling, dan grup WA ibu-ibu.Buat kemasan 250 gram pakai plastik bening + label.

Tulis Komentar